Ada beberapa penelitian yang berpendapat bahwa TV menghambat pertumbuhan Untuk anak-anak lelaki remaja. Sebuah istitut penelititan yang berada di Hobart meneliti 130 orang anak laki-laki yang berumur antara 16 – 17 tahun, selama periode 6 minggu selama musim dingin.
Jika anak-anak itu menonton TV kurang dari 1 jam perhari, mereka tumbuh 7,5 mm. jika mereka menonton TV 2 sampi 3 jam sehari mereka tumbuh lebih sedikit hanya 2,5 mm. Dan jika mereka menonton TV lebih dari 4 jam mereka berhenti tumbuh selama 6 minggu.
Mengapa ini bisa terjadi ? Seorang Profesor berfikir bahwa kuncinya adalah Vitamin D, yang penting untuk pertumbuhan tulang. Tangan dan kaki anak-anak perlu terkena sinar matahari sekitar delapan jam setiap minggunya untuk memperoleh pasokan Vitamin D yang dibutuhkan. Jika mereka banyak menonton TV, mereka tidak mendapat sinar Matahari. Mereka memang dapat memperoleh Vitamin D dengan makan ikan laut misalnya Salem. Namun sayangnya banyak para remaja kurang mendapatkan ikan Salem. Apakah para remaja ini memperoleh pertumbuhannya yang hilang ? dalam riset ini tidak ada yang tahu.
Seorang Profesor membatasi anak-anaknya untuk menonton TV, mereka boleh menonton TV satu jam sehari dan mendorong mereka menghabiskan waktu untuk bermain di luar rumah selama musim dingin.
mikha_v berkata,
Desember 29, 2009 pada 4:22 am
waduh; ngga enak juga sih kalo bermain di luar rumah saat musim dingin. Temperatur -21 celcius (minus), dan salju berat sekali. Lebih baik nonton TV, tapi jendela di rumahnya cukup banyak, supaya ada cahaya matahari banyak masuk